Proyeksi ortogonal adalah cara menggambar benda 3D menjadi beberapa tampak 2D. Di Indonesia, standar yang umum dipakai adalah proyeksi Eropa (first angle projection). FreeCAD memudahkan pembuatan proyeksi ini melalui workbench TechDraw.
Apa Itu Proyeksi Eropa?
Proyeksi Eropa menempatkan objek di antara pengamat dan bidang proyeksi. Hasilnya, tampak depan berada di tengah, tampak atas di bawah, tampak kanan di sebelah kiri, dan sebaliknya. Ini adalah standar gambar teknik yang dipakai di sebagian besar industri Indonesia.
Langkah Membuat Proyeksi Ortogonal
- Buat model 3D sederhana di Part Design terlebih dahulu.
- Pindah ke workbench TechDraw.
- Klik Insert Page untuk membuat lembar gambar A4.
- Klik Insert View dan pilih objek 3D untuk tampak depan.
- Klik Projections untuk menambahkan tampak atas, bawah, kiri, kanan, dan isometri.
Mengatur Skala
Setiap tampilan bisa diatur skalanya agar muat di lembar A4. Skala umum yang dipakai adalah 1:1, 1:2, atau 1:5. Pilih skala yang sesuai dengan ukuran benda agar gambar tetap jelas terbaca.
Kesimpulan
Proyeksi ortogonal adalah keterampilan dasar yang wajib dikuasai siswa teknik pemesinan. Dengan FreeCAD, proses ini menjadi lebih cepat dan mudah dibandingkan menggambar manual.
Lanjut ke: Model 3D Sederhana di FreeCAD.